Laman

Selasa, 22 April 2008

Tenaga Kendor Akibat Knalpot Bocor

Jangan tergesa-gesa menyalahkan performa mesin jika Anda merasa mobil kurang bertenaga. Bukan tak mungkin kesalahan terletak pada komponen lain. Karena knalpot bocor, misalnya. Untuk mengetahui kebocoran knalpot dapat dilakukan dengan cara mendengar. Knalpot yang bocor biasanya menghasilkan suara gas buang lebih berisik dan keras seiring putaran mesin.
Bila benar knalpot mengalami kebocoran, perbaikan dapat dilakukan dengan mengelas bagian-bagian yang bocor. Namun jika sudah terlalu parah dan keropos di mana-mana, mau tidak mau knalpot tersebut harus diganti dengan yang baru.
Knalpot bocor memang dapat mempengaruhi performa mesin. Hubungan sebab akibat itu terjadi karena secara teknis kebocoran pada knalpot dapat mengurangi pemanfaatan panas yang dihasilkan mesin.
Normalnya, dari 100% panas yang dihasilkan mesin, 32% hilang akibat pendinginan mesin, 6% hilang akibat gesekan, 3% hilang akibat bermacam pompa di mesin, 34% akan terbuang melalui gas buang. Nah, hanya 25%-lah yang dimanfaatkan untuk menjadi tenaga. Jumlah untuk tenaga inilah yang akan semakin kecil jika knalpot bocor. Karena panas mesin yang terbuang ke udara bebas melalui knalpot semakin besar. Itu sebabnya mesin terasa kurang bertenaga.
Selain masalah usia, kebocoran pada knalpot umumnya dipicu oleh korosi (karat). Korosi pada komponen knalpot bisa terjadi karena efek kondensasi (karena perbedaan temperatur antara di dalam dan di luar pipa knalpot) maupun karena kandungan garam yang cukup tinggi di udara sekitar kendaraan.
Dari uraian itu, ada beberapa tindakan yang perlu kita perhatikan agar kasus di atas tidak terjadi.
Jangan sering-sering menghidupkan mesin pada putaran idling atau kecepatan rendah dalam waktu berulang-ulang. Ini untuk mencegah mengendapnya air dalam pipa knalpot.
Jagalah kebersihan bagian kolong kendaraan terutama pada saat musim hujan. Di antaranya adalah pipa atau saluran knalpot.
Beri perhatian ekstra pada knalpot bila sering melewati daerah-daerah yang mengandung kadar garam yang tinggi (melewati pantai misalnya). Cara ini untuk mencegah korosi.
(
AstraWorld)

Rabu, 09 April 2008

Cara Halus dengan Transmisi Matik: Tips Mencegah Kerusakan Lock Pawl

Mantan Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso sempat mengungkap sebuah survey. Katanya, bila tidak diantisipasi, 2014 Jakarta akan dilanda macet dimana-mana.

Tidak terlalu mengejutkan sebenarnya. Sebab, saat ini pun kemacetan sudah menjadi menu tetap tiap pengendara di ibukota. Karena terlalu rapat, sebentar-sebentar musti injak rem. Over transmisi, lalu gas lagi, rem lagi. Bikin kaki dan tangan pegal-pegal. Makanya, kendaraan dengan transmisi otomatis makin digemari. Cocok dengan jalur yang penuh kemacetan.

Memang menyenangkan. Namun, gunakanlah transmisi otomatis dengan benar. Bila tidak, salah satu akibatnya seperti yang dikeluhkan oleh seorang customer. Ada sedikit masalah pada transmisi otomatis mobilnya. Seperti ada yang mengganjal tiap kali akan menggeser stik transmisi dari R (mundur) ke P (parkir).

Bukan mustahil bila penyebab kasus ini adalah karena kerusakan pada lock pawl. Untuk menghindarinya, ikutilah a berkendara seperti ini:

Sehabis mundur (R), jangan langsung pindahkan transmisi ke posisi P (parkir) sebelum kendaraan berhenti.

Meskipun sudah banyak yang tahu penggunaan transmisi otomatis, menurut Suwarno, masih ada pengendara yang berkendara dengan cara seperti ini. "Mereka memindahkan transmisi secara kasar," kata Technical And Training Development ERA AstraWorld ini.

Sebaiknya, menurut Suwarno, penggunaannya lebih halus. Berhenti dulu sebelum memindahkan ke posisi P. Bila tidak, dapat mengakibatkan kerusakan pada sistem penguncian transmisi otomatis (lock pawl). Komponen ini dapat aus lebih cepat. Bila tidak diperbaiki, dapat menimbulkan suara kasar dan membuat macet perpindahan batang kendali transmisi.

Padahal, lock pawl pada sistem transmisi otomatis sangat penting. Komponen ini dapat mencegah kendaraan 'loncat' pada saat mesin distarter. Selain itu, lock pawl ini juga berfungsi sebagai pengunci as output transmisi. Sehingga, pada saat diposisikan 'P' (parkir) kendaraan tidak bisa bergerak sama sekali. Artinya, tanpa perlu menarik handle handbrake pun mobil bertransmisi matik yang diparkir tidak akan maju mundur sendiri.

Nah, tergantung tingkat keausan lock pawl. Bisa saja dua fungsi penting tadi sama sekali hilang jika lock pawl rusak parah. Dan menggantinya perlu membongkar transmisi lebih dulu. Pasti lebih merepotkan. Jauh lebih aman bila kita mencegahnya dengan menggunakan transmisi otomatis secara halus.

(AstraWorld)

Jumat, 22 Februari 2008

Toyota All New Corolla Altis


1.8 V A/T

1.8 G A/T

1.8 J M/T

Tipe Mesin

4 Silinder Sejajar, 16 Katup, DOHC, VVT-I ( 1ZZ-FE)

Isi Silinder (cc)

1,794

Torsi Maximum (Nm/rpm)

19,1 / 4200

Daya Maksimum (ps/rpm)

143 / 6000

Diameter x Langkah

79.0 x 91.5

Bahan Bakar – Sistem

Sistem Injeksi Bahan Bakar elektronik (EFI)

Bahan Bakar – Jenis

Bensin Tanpa timbal

Bahan Bakar – Kapasitas Tangki (L)

55

Panjang | mm

4,540

Lebar | mm

1,760

Tinggi | mm

1,465

Jarak Poros Roda | mm

2,600

Jarak Pijak Depan | mm

1,519

Jarak Pijak Belakang | mm

1,522

Berat Kosong | Kg

1,210

1,205

1,180

Transmisi

Otomatis 4 Kecepatan dengan Super ECT, Gate Type With Sequential Shift

Manual 5 Kecepatan

Perbandingan Gigi ke-1

2.847

3.545

Perbandingan Gigi ke-2

1.552

1.904

Perbandingan Gigi ke-3

1.000

1.310

Perbandingan Gigi ke-4

0.700

0.969

Perbandingan Gigi ke-5

-

0.815

Perbandingan Gigi Reverse

2.343

3.250

Perbandingan Gigi Terakhir

4.237

4.312

Sistem Kemudi

Electronic Power Steering

Suspensi Depan

MacPherson Strut dengan Pegas Koil & Stabilizer

Suspensi Belakang

Torsion Beam dengan Pegas Koil & Stabilizer

Rem Depan

Cakram berventilasi dengan ABS + EBD & BA

Rem Belakang

Cakram

Tromol

Ukuran Ban

205/55 R16


1.8 J M/T
Type J memiliki kelengkapan :
· Dual SRS Airbags System

· 2 Din CD, MP3 & WMA Player, Auto Sound Levelizer with 4 Speakers Audio
· ABS With EBD & BA
· Electronic Power Steering
· MID with Standard Type LCD
· Electric Outer Mirror with Turn Signal
· Rear Combination Lamp & High Mount Stop Lamp with LED
· Tilt & Telescopic Steering
· 4 Spokes & Urethane Steering Wheel
· Toyota Auto Alarm

1.8 G A/T
Memiliki kelengkapan tipe J, di tambah :
· 4 Speed Multi-Mode Automatic Transmission, Gate Type with Sequential Shift
· Automatic Air Conditioning

· 6 CD Indash with 6 Speakers
· Smart Start/Stop Engine
· Smart Entry System
· Back Sonar
· Optitron Combination Meter with Illuminated Control & Dot Type LCD for Multi Information Display (MID)
· Leather Steering Wheel with Audio & MID Switches
· Electric Retractable Outer Mirror

· Sun Visor with Lamp
· Front and Rear Fog Lamp
· Toyota Auto Alarm with Immobilizer

1.8 V A/T
Memiliki kelengkapan Tipe G di tambah :
· Cruise Control System
· Leather & Wood Trimmed Steering Wheel with Audio & MID Switches
· Leather Seats
· Power Driver Seat Adjuster

· Automatic Wiper with Rain Sensor
· HID Headlamps with Manual Leveling

· Clearance Sonar
· Rear Sun

Berikut ini adalah harga terbaru All New Corolla Altis per 1 Februari 2008

All New Corolla Altis Type J Manual

J M/T

Rp 273.300.000,-

All New Corolla Altis Type G Automatic

G A/T

Rp 295.000.000,-

All New Corolla Altis Type V Automatic

V A/T

Rp 309.500.000,-





Jumat, 15 Februari 2008

Yaris, Si Irit yang trendy dan Ekonomis

Suatu kendaraan dengan konsep desain EROPA yang melewati tiga tahap persiapan yang matang sebagai kendaraan baru TOYOTA sehingga Yaris tampil sebagai kendaraan hasil mahakarya seorang Desainer


1.5 E M/T 1.5 E Ltd M/T 1.5 E A/T


Tipe Mesin
IL 4 Silinder, 16 Katup, DOHC, VVT-i/IL 4 Cyl, 16V, DOHC VVT-i IL 4 Silinder, 16 Katup, DOHC, VVT-i/IL 4 Cyl, 16V, DOHC VVT-i IL 4 Silinder, 16 Katup, DOHC, VVT-i/IL 4 Cyl, 16V, DOHC VVT-i
Isi Silinder cc 1,497 1,497 1,497
Torsi Maximum Nm/rpm 14.4/4.200 14.4/4.200 14.4/4.200
Bahan Bakar – Sistem
Sistem Injeksi Elektronik Sistem Injeksi Elektronik Sistem Injeksi Elektronik
Bahan Bakar – Jenis
Bensin Tanpa Timbal Bensin Tanpa Timbal Bensin Tanpa Timbal
Bahan Bakar – Kapasitas Tangki L 42 42 42
Diameter x Langkah mm x mm 75.0 x 84.7 75.0 x 84.7 75.0 x 84.7
Daya Maximum ps/rpm 109/6.000 109/6.000 109/6.000

Kijang Innova Mendominasi Pasar 4x2 Medium MPV


Jakarta - Mengawali tahun 2008, Kijang Innova semakin memantapkan posisinya sebagai mobil keluarga terlaris di Indonesia. Bulan Januari 2008, Kijang Innova memimpin pasar medium MPV dengan angka penjualan dan pangsa pasar jauh di atas para pesaingnya dengan penjualan sebesar 4.904 unit (74,4%) atau lebih dari 2X lipat penjualan di periode yang sama tahun sebelumnya. Nissan Grand Livina dan Izusu Panther yang menempati posisi kedua dan ketiga dalam kelas medium MPV mencatatkan penjualan sebesar 878 dan 685 unit.

Total jumlah penjualan Toyota di segmen 4x2 juga meningkat 40% dibanding bulan yang sama tahun sebelumnya, dengan jumlah penjualan 12.308 unit. Sementara pada penjualan di sektor kendaraan penumpang (non-komersil), Toyota mencatatkan angka 12.763 unit, atau 43,5% dari total jumlah penjualan nasional di sektor tersebut yang mencapai 29.370 unit.

Demikian pula di sektor kendaraan niaga (komersil), peningkatan penjualan yang dicapai produk-produk Toyota adalah lebih dari 72% dibandingkan Januari tahun sebelumnya. Hal tersebut terutama disebabkan oleh menanjaknya prestasi penjualan Toyota Hilux yang mencapai 373 unit.

Dari total penjualan, bulan Januari 2008, Toyota juga tetap memimpin pasar otomotif nasional dengan penguasaan penjualan mencapai 13.751 unit atau meningkat lebih dari 44% dibandingkan bulan yang sama tahun sebelumnya. Pasar otomotif nasional bulan Januari mencatatkan angka penjualan 41.380 unit di mana komposisi penjualan terbesar dipegang oleh Toyota (33,2%), Mitsubishi (14,9%) dan Suzuki (13,3%).

"Pencapaian bulan Januari ini membuat kami lebih optimis akan perkembangan pasar otomotif nasional tahun ini. Dibandingkan bulan yang sama tahun sebelumnya, penjualan nasional pada Januari lalu meningkat lebih dari 54%, dengan pergerakan positif pada catatan penjualan kendaraan penumpang maupun niaga," papar Johnny Darmawan, Presiden Direktur PT Toyota-Astra Motor.

Segmen Kendaraan Non-Komersial

Sedan Market

Penjualan pada kelas sedan bulan Januari lalu adalah sebesar 1.429 unit, di mana Toyota berhasil mendominasi 25,9% pangsa pasar dengan penjualan sebesar 370 unit.

Pasar Kendaraan 4x2

Pada segmen ini, produk-produk Toyota tetap memimpin. Selain Kijang Innova, penjualan Avanza dan Fortuner 4x2 pun meningkat. Avanza terjual 5.459 unit dengan penguasaan pangsa pasar 48,6% pasar Low MPV, sedangkan Fortuner 4x2 terjual 509 unit atau hampir 9 kali lipat penjualan pada bulan yang sama tahun sebelumnya. Toyota Yaris terjual 575 unit sementara Rush 861 unit.

Pasar Kendaraan 4x4

Toyota Fortuner 4x4 memimpin pasar dengan pangsa pasar mencapai 53,7% dengan angka penjualan sebanyak 79 unit.

Segmen Kendaraan Komersial

Bulan Januari, di segmen ini Toyota berhasil menjual 988 unit kendaraan yang terdiri dari pick up Hilux (373 unit) dan truk Dyna (615 unit).

Selasa, 05 Februari 2008

Kijang Innova G Captain Seat

Kijang Innova G Captain Seat: Semakin Sesuai untuk Keluarga Indonesia

Menyusul hadirnya berbagai varian Kijang Innova seperti Tipe E Double Blower dan varian Diesel, untuk memberikan pilihan lebih luas kepada masyarakat, PT Toyota-Astra Motor meluncurkan varian terbaru yaitu Kijang Innova G Captain Seat, yaitu varian tipe G bermesin bensin (1TR-FE) dengan Captain Seat pada baris ke-2. Dengan Captain Seat yang nyaman di baris kedua ini, penumpang Kijang Innova akan mendapatkan kenikmatan berkendara yang berbeda dengan sebelumnya.

Keistimewaan dari penambahan Captain Seat ini adalah :

  1. Seat Arrangement (independent untuk tiap kursi)
    1. Reclining
    2. Sliding
    3. 100% Folding (sandaran dapat dilipat rapat dengan jok)
  2. Arm Rest di tiap kursi
  3. Kemudahan akses ke baris ke-3

Karena itu, Kijang Innova G Captain Seat lebih fleksibel dalam pengaturan posisi dan jarak kursi sesuai yang diinginkan, lebih lapang dan akses ke baris ke-3 lebih mudah sehingga memberikan nilai tambah sesuai karakternya sebagai mobil keluarga Indonesia.

Captain Seat ini tersedia dalam tipe G untuk seluruh warna. Fasilitas serupa juga terdapat pada Kijang Innova tipe V Extra, dengan material pelapis jok yang berbeda.

Daftar Harga (On The Road, Jakarta)

PRODUK

TIPE

HARGA (Rp)

Kijang Innova E Standard Bensin

E STD M/T

160.550.000

Kijang Innova E Manual Bensin

E M/T

170.000.000

Kijang Innova G Manual Bensin

G M/T

188.800.000

Kijang Innova G Automatic Bensin

G A/T

202.300.000

Kijang Innova G Captain Seat Manual Bensin

G M/T

191.000.000

Kijang Innova G Captain Seat Automatic Bensin

G A/T

204.500.000

Kijang Innova V Manual Bensin

V M/T

215.600.000

Kijang Innova V Automatic Bensin

V A/T

229.100.000

Kijang Innova V Manual Extra Bensin

V M/T

224.600.000

Kijang Innova V Automatic Extra Bensin

V A/T

238.100.000

Kijang Innova V Manual Luxury Bensin

V M/T

227.300.000

Kijang Innova V Automatic Luxury Bensin

V A/T

240.800.000

Kijang Innova E Standard Diesel

E STD M/T

175.550.000

Kijang Innova E Manual Diesel

E M/T

185.000.000

Kijang Innova G Manual Diesel

G M/T

203.800.000

Kijang Innova G Automatic Diesel

G A/T

217.300.000

Kijang Innova V Manual Diesel

V M/T

230.600.000

Kijang Innova V Automatic Diesel

V A/T

244.100.000

Kijang Innova V Manual Extra Diesel

V M/T

239.600.000

Kijang Innova V Automatic Extra Diesel

V A/T

253.100.000

Penjualan Kijang Innova

2004

2005

2006

2007

Toyota Kijang (MPV)

Toyota Kijang Innova Diesel

Unit

2.172

6.748

5.376

3.799

Share (%)

2,6

6,3

10,8

6,0

Toyota Kijang Innova

Unit

20.124

76.202

33.616

36.370

Share (%)

24,4

70,7

67,5

57,0

Toyota Kijang Minibus

Unit

32.561

0

0

0

Share (%)

39,4

0,0

0,0

0,0

Toyota Kijang, Unit

54.857

82.950

38.992

40.169

Toyota Capai Target 2007: Market Share 34,7 % dan Tetap Memimpin Pasar

Jakarta - Tahun 2007 ditutup Toyota dengan keberhasilannya mencapai target penjualan 2007, yaitu mempertahankan posisi market leader pasar otomotif nasional dengan market share di atas 34%. Angka kumulatif penjualan Toyota 2007 mencatatkan angka 150.677 unit dengan pangsa pasar 34,7%. Toyota juga tercatat sebagai ATPM dengan penjualan tertinggi di pasar sedan (Toyota: 11.387 unit 41,4% m/s) maupun kendaraan penumpang 4x2 (Toyota: 129.688 unit 45,6% m/s). Pada kategori sedan, posisi kedua diduduki oleh Honda disusul Mercedes Benz, sedangkan pada kategori kendaraan penumpang 4x2, Daihatsu dan Suzuki berada di urutan kedua dan ketiga.

Karena itu Toyota pun menduduki posisi teratas penjualan kendaraan penumpang / non-komersil (Toyota : 141.605 unit 45,2% m/s), disusul oleh Daihatsu dan Honda. Sedangkan komposisi 3 besar pasar otomotif nasional tahun 2007 dipegang oleh Toyota (34,7% m/s), Mitsubishi (14,2% m/s) dan Suzuki (13,4% m/s).

"Tentu saja kami bersyukur bahwa target penjualan Toyota di tahun 2007 tercapai berkat kerja keras seluruh lini. Namun yang membuat kami lebih berbesar hati adalah karena tahun ini, untuk pertama kalinya dalam sejarah Indonesia dan Toyota di dunia, Toyota di Indonesia berhasil meraih peringkat tertinggi survei J.D. Power baik dalam hal sales satisfaction, customer satisfaction, mapun kualitas produk," ungkap Johnny Darmawan, Presiden Direktur PT TAM. "Berbagai layanan baru yang kami perkenalkan tahun ini juga mendapatkan animo yang sangat positif dari masyarakat. Misalnya layanan telematika

M-Toyota yang jumlah aksesnya telah mendekati angka 700 ribu (April – Des) serta Toyota Navigation yang jumlah penjualannya jauh melampaui target."

Produk-produk Toyota seperti Avanza, Kijang Innova serta Camry tetap menjadi raja di segmen masing-masing hingga akhir tahun. "Tahun ini, permintaan pasar akan Camry terus meningkat. Bahkan di kuartal terakhir 2007 pangsa pasarnya mencapai 75,4% kelas medium sedan," ungkap Johnny Darmawan. Pada kuartal terakhir 2007 tersebut, Vios juga berhasil memimpin pasar di kelasnya dengan penjualan mencapai 1.399 unit atau 38,5% pangsa pasar.

"Terima kasih kepada seluruh pelanggan Toyota, atas kesetiaan dan kepercayaan yang diberikan tahun ini, khususnya kepada pelanggan yang berkenan menunggu inden, misalnya pelanggan produk terbaru kami Fortuner Diesel yang harus menunggu selama 4-5 bulan. Semoga di tahun-tahun mendatang kami tetap dapat menjawab kebutuhan dan kepercayaan para pelanggan Toyota," tambah Johnny Darmawan.

Semenjak diluncurkan pada bulan September lalu, hingga akhir Desember 2007 penjualan Fortuner Diesel mencapai 1.359 unit.

Sumber: Toyota Astra Motor

Jumat, 11 Januari 2008

Tiga Hal Penting dalam Menyikapi Sepeda Motor

Beberapa waktu lalu, sebuah stasiun radio di Jakarta pernah menyiarkan obrolan tentang otomotif. Pesertanya adalah klub mobil dan motor. Suasana di studio mirip-mirip dengan situasi di jalan raya, panas. Karena yang dibahas kala itu adalah etika berkendara di jalan raya. Kedua belah pihak merasa lebih benar dari yang lain.

Memang, belum ada aturan formal yang memisahkan mana hal yang boleh, mana yang tidak saat sama-sama menggunakan jalan raya. Jadi, wajar bila kita sering mendengar (bahkan mengalami sendiri) betapa menyebalkannya pengguna jalan selain kita. Pengendara motor kesal karena jalannya terhalang bodi mobil. Pengendara mobil protes karena pengendara motor selap-selip.

Protes dan kekecewaan dalam berlalulintas sebetulnya sangat patut kita sikapi dengan serius. Sebab, di balik protes masalah etika berkendara sebenarnya ada kepedulian untuk sama-sama menghindari terjadinya kecelakaan lalulintas.

Sayangnya, secara umum posisi pengendara mobil seringkali kurang diuntungkan. Andaipun penyebab kecelakaan adalah pengendara sepeda motor, kemungkinan besar pengendara mobil tetap diminta bertanggung jawab. Karena itu, tak ada salahnya jika pengendara mobil lebih waspada. Terutama, dengan memahami karakter pengendara motor.

Berikut ini ada rangkuman tips dari www.mass.gov dan www.dmv.ca.gov yang mungkin bisa Anda coba dalam menyikapi motor di jalan:

  • Perlu disadari motor merupakan kendaraan yang relatif kecil. Motor akan dengan mudahnya bermanuver, bahkan berguncang ketika melibas lubang, ataupun terpeleset karena melaju di jalan licin. Untuk itu, pengendara mobil —terutama yang berada di belakangnya-- akan lebih aman jika tidak terlalu dekat. Berilah jarak minimal beberapa meter yang dapat memberi ruang bagi proses pengereman mobil.
  • Posisikan mobil sejajar dengan mobil di depan Anda. Sikap ini akan lebih bermanfaat ketimbang motor di sekitar Anda selap-selip memanfaatkan celah sempit.
  • Jangan lupa untuk melirik spion dan menyalakan lampu sein ketika berbelok. Keberadaan motor di belakang seringkali tak terprediksi. Tiba-tiba motor bisa berada di kanan-belakang atau kiri-belakang. Menurut situs mass.gov, tabrakan antara motor-mobil yang cukup sering terjadi adalah ketika mobil sedang berbelok. Motor yang berada di sisi belakang mobil—terutama yang sedang melaju kencang terkadang kurang sigap untuk melakukan pengereman. Akibatnya, motor akan membentur sisi mobil.

Senin, 07 Januari 2008

Petunjuk Singkat Penanganan Kendaraan Akibat Banjir

Petunjuk Singkat Penanganan Kendaraan Akibat Banjir

A. PENDAHULUAN

Petunjuk ini dipersiapkan untuk memberikan informasi dasar bagi pemilik kendaran Toyota untuk menangani kendaraan akibat banjir. Penanganan tersebut merupakan persiapan kendaraan sebelum dibawa ke bengkel resmi Toyota untuk penanganan lebih lanjut.

PERHATIAN:
Karena sistem ABS (Antilock Braking System), TRC (Traction Control), airbag, cruise control dan pre-loader adalah safety item (alat-alat penunjang keselamatan berkendara) sehingga diharapkan dapat berfungsi sebagaimana mestinya. Semua peralatan keselamatan tersebut harus dilakukan penggantian, bukan perbaikan. Jika barang pengganti tidak tersedia, sistem diatas harus di non-aktifkan kinerjanya untuk mencegah berfungsi/aktif secara tiba-tiba (contoh: airbag mengembang tiba-tiba karena sistem keselamatan yang tidak berfungsi secara sempurna).

PERHATIAN:

  1. Jika kendaraan telah terendam air sampai di level di atas lantai, segera lepas terminal baterai. Jangan menyalakan kunci kontak ke ACC maupun ON, dan jangan mencoba menyalakan mesin.
  2. Jika ada kemungkinan kemasukan air pada A/T, M/T, dan differential, harap kendaraan diderek dengan semua ban dalam kondisi tidak menyentuh jalan (derek gendong). Tindakan ini adalah untuk mencegah kerusakan gear pada unit akibat tercampurnya air dengan oli.
  3. Jangan memasang terminal baterai atau menyalakan mesin sampai seluruh perbaikan telah dilakukan.
B. PANDUAN KLASIFIKASI TINGKAT GENANGAN AIR

Petunjuk ini memberikan panduan sederhana atas pembagian tingkat genangan air yang dialami kendaraan akibat banjir, tingkat kerusakan serta prosedur perbaikan untuk setiap tingkatan yang dialami.

Tingkat genangan air didalam petunjuk ini mengasumsikan kondisi genangan yang horizontal dan kondisi genangan sama antara yang diluar kendaraan dengan yang didalam kendaraan.

Tingkatan tersebut diatas dipengaruhi oleh:
• Tingkat kerusakan dipengaruhi oleh sudut inklanasi (kemiringan) kendaraan ketika terbenam
• Kendaraan yang terbenam bagian depannya cenderung mengalami kerusakan yang lebih pada komponen fungsional



Berikut dibawah ini adalah tabel sederhana guna memahami pekerjaan perbaikan di bengkel resmi Toyota yang dilakukan berdasarkan garis tingkatan kerusakan:

Deskripsi Pekerjaan Repair

Lokasi
Priority
A
B
C
D
Ruang Engine - Bersihkan Ruang Engine
- Bersihkan Timing Belt
- Bersihkan V-Belt
- Bersihkan Pulley
- Bersihkan A/C Clutch
- Overhaul Starter
- Overhaul Altenator
- Inspeksi Fan
- Ganti ABS dan Aktuator TRC
- Bersihkan Air Cleaner
- Periksa Battery
- Ganti Fluida Kopling
- Periksa Booster Rem
- Periksa Distributor
- Periksa Sensor-sensor dan VCV
- Periksa Airflow meter
- Ganti Oli dan Filter

Chassis - Bersihkan Area Bawah Chassis
- Periksa NSW
- Periksa Speed Sensor
- Periksa Kabel Meter
- Bersihkan Rem
- Berikan grease pada tempat-tempat yang dibutuhkan
- Periksa Suspensi Udara
- Periksa A/T dan M/T dari kontaminasi air
- Periksa Differential dari kontaminasi air
Periksa Sistem Power Steering
Interior - Bersihkan Interior
- Bersihkan Karpet
- Bersihkan Junction Belt
- Bersihkan atau ganti Relay
- Periksa Amplifier Audio
- Periksa Komputer Engine
- Bersihkan Jok
- Bersihkan Seat Belt
- Periksa Komputer Shift Lock
- Ganti Komputer TRC
- Ganti Komputer Cruise Control
- Periksa Komputer TEMS
- Ganti Pre Loader
- Ganti Airbag Sensor
- Periksa Radio
- Periksa Motor Blower
- Bersihkan AC
- Periksa Motor Servo
- Periksa Relay Door Lock
- Periksa Relay Kontrol Mirror
- Periksa Fuel Tank dari kontaminasi air
- Ganti Airbag Unit
Eksterior Cuci Kendaraan - Periksa Motor Door Lock
- Periksa Motor Power Window
- Bersihkan Door Trim
- Berikan Grease untuk semua Pintu
Bersihkan Lampu-lampu - Periksa Motor Wiper
- Bersihkan Mirror

Rabu, 26 Desember 2007

KREDIT MOBIL? SIAPA TAKUT!


KREDIT MOBIL? SIAPA TAKUT!

Harga BBM tidak pernah akan turun, kemacetan semakin menghiasi jalanan terutama jalanan ibukota, tetapi kebutuhan untuk membeli mobil juga semakin tinggi. Harga mobil tidak murah, untuk mobil baru dengan harga diatas 100 juta, Anda baru bisa menikmati kelayakan sebuah mobil. Untuk membawa mobil impian Anda ke garasi rumah dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu membeli secara tunai atau membeli secara kredit muka. Untuk pembelian mobil secara kredit maka Anda akan diminta untuk membayar uang muka (down payment) sebesar jumlah tertentu dari harga OTR (On The Road) mobil, asuransi selama tenor kredit, dan biaya administrasi. Sehingga hutang pokok plus bunga selama tenor yang akan diangsur tapi yang harus diingat besarnya cicilan ideal adalah 30% dari penghasilan.

Menentukan Uang Muka (Down Payment)

Untuk membeli mobil secara kredit tidak perlu repot lagi, karena dealer tempat Anda membeli mobil sudah bekerja sama dengan lembaga pemberi kredit seperti leasing atau bank. Anda tinggal menentukan mobil mana yang akan Anda bawa pulang. Selanjutnya Anda harus menentukan dulu berapa besarnya uang muka yang sanggup Anda bayar. Besarnya uang muka minimal yang ditentukan biasanya 20%, yang jelas semakin besar uang muka maka semakin kecil angsuran yang harus Anda bayar. Saran saya, makin besar uang muka, makin baik karena akan memperkecil hutang pokok sehingga angsurannya pun menjadi semakin kecil. Bagi dealer penyedia mobil, leasing atau bank uang muka menunjukkan keseriusan Anda mengajukan kredit. Setelah akad kredit, Anda boleh membawa mobil pulang kerumah karena pihak leasing atau bank akan membayar tunai seharga OTR mobil kepada dealer penyedia mobil. Selanjutnya kewajiban Anda terhadap leasing atau bank pemberi kredit untuk melakukan pembayaran angsuran sesuai dengan jatuh tempo yang telah ditetapkan.

Anda perlu ketahui, uang muka yang ditulis diatas adalah baru uang muka murni belum termasuk asuransi selama tenor kredit, angsuran pertama, dan biaya adminitrasi. Untuk asuransi ada all risk dan TLO (Total Loss Only). Untuk all risk artinya segala resiko baik kehilangan maupun kerusakan ditangggung oleh asuransi yang telah bekerjasama dengan pihak leasing atau bank tersebut. Sedangkan TLO hanya menanggung kerugian akibat kehilangan saja. Besarnya asuransi telah ditentukan oleh pihak leasaing atau bank sesuai dengan tenor kreditnya. Untuk biaya adminitrasi juga juga sudah ditentukan sesuai dengan tenor kreditnya, dan biaya ini dikenakan hanya sekali ketika proses kredit saja.

Menentukan Tenor Kredit & Besarnya Angsuran

Setelah menentukan uang muka, poroses selanjutnya adalah menentukan tenor kredit, bisa 12 bulan, 24 bulan, 36 bulan, 48 bulan, bahkan ada lembaga pemberi kredit yang sanggup dengan tenor 60 bulan. Semakin lama tenor kredit, akan semakin kecil angsurannya, tetapi bunga kredit Anda akan semakin tinggi. Sebalinya apabila tenor kredit semakin pendek, akan semakin besar angsurannya, tetapi bunga kredit Anda akan semakin kecil. Saran saya, kalau Anda sanggup membayar angsuran lebih besar sebaiknya tenor kreditnya diperpendek saja sehingga bunga kreditnya menjadi kecil. Anda tinggal pilih berapa kemampuan Anda membayar angsuran dengan tenor pendek atau panjang, tetapi yang perlu diingat, besarnya angsuran ideal adalah 30% dari penghasilan Anda.

Untuk memperjelas, saya akan memberikan simulasi kredit dari PT. Tunas Financindo Sarana. Seorang konsumen ingin memiliki Toyota Rush GM/T dengan harga OTR Rp. 155.400.000,- . Uang muka yang ingin digunakan 20%, sedangkan tenor kredit yang dikehendaki selama 3 tahun. Asumsi bunganya 7% per tahun, premi asuransi all risk selama 3 tahun sebesar 8,19% dari harga OTRnya, dan biaya adminitrasi yang ditetapkan sebesar Rp. 625.000,- . Berikut ini simulasinya :

DP Murni 20% : Rp. 31.080.000;

Angsuran : Rp. 4.179.000; (35x)

Asuransi : Rp. 12.727.260;

Administrasi : Rp. 625.000; +

Total DP : Rp. 48.611.260;

Untuk memperoleh angsuran diperoleh dari ( Harga OTR – DP Murni) x Total Bunga Tenor, kemudian hasilnya dibagi dengan bulan selama tenor.

Besarnya angsuran tergantung dari berapa lama Anda mengambil jangka waktu tenor kredit. Makin panjang tenornya, Angsurannya akan semakin kecil. Tetapi suku bunga kredit Anda akan semakin tinggi. Jadi, Anda harus membandingkan besarnya angsuran untuk tiap tenor yang ditawarkan. Pertama, pilih tenor terpendek. Jika besarnya angsuran melebihi 30% dari penghasilan, maka geser ke-2 tahun. Jika masih melebihi lagi, geser ke tahun ke-3. Kalau masih terlalu besar, geser lagi ke tahun ke-4. Jika masih melebihi 30%, Anda harus menaikkan lagi uang muka agar angsuran turun, sesuai kemampuan Anda.

Menentukan Bank atau Leasing

Setelah uang muka, besarnya angsuran dan tenor kredit telah Anda tentukan, langkah berikutnya adalah menentukan pilihan lembaga yang membiayai pembelian mobil Anda. Memilih bank atau leasing? Bank biasanya memiliki sejumlah kelebihan yang tidak dimiliki leasing. Suku bunga lebih rendah dan lebih fleksibel dalam hal negoisasi saat Anda tidak bisa membayar cangsuran. Tapi kelemahannya, dari segi waktu aplikasi, bank kalah cepat dibanding leasing.

Sebaliknya, jika Anda memakai jasa leasing, jika 2-3 kali tidak membayar, Anda mungkin harus siap-siap mengatakan “good bye” pada mobil Anda. Sementara jika hal sama terjadi, pihak bank biasanya lebih suka mengajak duduk bersama untuk membicarakan tentang penjadwalan ulang pembayaran utang Anda. Jadi menurut saya, kalau Anda mau kredit mobil, pertimbangkan untung ruginya apabila Anda memilih bank atau leasing. Tetapi biasanya dealer sudah bekerjasama dengan bank atau leasing, jadi Anda tidak perlu repot - repot untuk memikirkan bank atau leasing karena dealer pasti akan memberikan bank atau leasing yang terbaik kepada customernya.

Selasa, 11 Desember 2007

PGD (Petunjuk Gawat Darurat)

Hidup tidak selalu ada di zona nyaman, adakalanya masuk dalam zona emergency. Berikut ada sedikit petunjuk di zona emergency:

1. Jika Anda berada di daerah yang tidak tercover signal telpon seluler dan Anda perlu meminta pertolongan, Silahkan Anda tekan 112, selanjutnya ponsel Anda akan mencari network yang ada untuk menyambungkan nomor darurat bagi Anda. Nomor 112 dapat ditekan biarpun keypad dilock.

2. Andaikata kunci mobil Anda ketinggalan didalam dan remote cadangannya ada dirumah, telponlah orang rumah dengan ponsel kemudian dekatkan ponsel sekitar 30 cm dari mobil, mintalah ke orang rumah untuk menekan tombol open pada remote cadangan (orang rumah waktu menekan tombol open berada pada didekat ponselnya).

3. Apabila baterai Anda hampir habis, padahal Anda harus berkomunikasi yang sangat urgent, dan ponsel Anda NOKIA, silahkan Anda Tekan *3370#, maka secara otomatis ponsel Anda akan restart dan baterai akan bertambah 50% (baterai cadangan ini akan terisi waktu Anda mencharge ponsel).

4. Apabila Anda mau mengecek keabsahan motor atau mobil (Jakarta only), silahkan Anda ketik: metro nomor polisi, kirim ke 1717, selanjutnya Anda akan mendapat balasan data-data kendaraan.

5. JIka Anda sedang terancam karena dipaksa untuk mengambil uang dari ATM, maka Anda bisa meminta pertolongan secara diam-diam dengan memberikan PIN secara terbalik, misalnya PIN Anda 170845, inputlah 548071maka ATM akan mengeluarkan uang dan juga tanda bahaya ke kantor polisi (Fasilitas ini tersedia di seluruh ATM).

Kamis, 06 Desember 2007

Atasanku Tak Pernah Salah

Ketika pekerjaanku lama sekali,
Aku lambat.
Ketika pekerjaan atasanku lama sekali,
Dia Seksama

Ketika aku melalaikan pekerjaan,
Aku malas.
Kalau dia yang lalai
Dia kan sibuk

Ketika aku melakukan sesuatu tanpa disuruh,
Aku sok pintar.
Kalau dia melakukan yang sama,
Namanya adalah inisiatif

Ketika aku menyenangkan atasanku,
Kata orang aku menjilat.
Kalau atasanku menyenangkan atasannya,
Dia bekerjasama

Kalau kerjaku baik,
Atasanku tak pernah ingat.
Kalau aku berbuat salah,
Dia tak pernah lupa

Senin, 19 November 2007

CARA CERDAS MEMILIH MOBIL BARU

Tunas Toyota Serang

CARA CERDAS MEMILIH MOBIL BARU

Di antara Anda mungkin tertarik untuk memiliki mobil pribadi. Mobil selain lebih memudahkan urusan kita dalam transportasi, juga merupakan citra diri bagi pemiliknya. Berikut adalah cara cerdas dalam membeli mobil:

1. MEMILIH JENIS MOBIL YANG SESUAI

Pilih mobil yang sesuai dengan kebutuhan Anda, dan cari jenis mobil yang paling memenuhi manfaat yang Anda inginkan.

2. BERAPA YANG SANGGUP ANDA BAYAR

Pembelian mobil dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu membeli secara tunai atau membeli secara kredit. Untuk pembelian mobil secara kredit maka Anda akan diminta untuk membayar uang muka sebesar jumlah tertentu dari harga mobil, asuransi selama tenor kredit, dan biaya administrasi. Sehingga sisanyalah yang akan dicicil, tapi yang harus diingat besarnya cicilan ideal adalah 30 persen dari penghasilan Anda.

3. MEMILIH MERK DENGAN PELAYANAN PURNA JUAL PRIMA

Setelah Anda memilih mobil sesuai dengan kebutuhan, sebaiknya anda memilih merk mobil dengan layanan purna jual prima yang meliputi jaringan service yang luas dan professional, spart part murah dan mudah didapat, serta warranty yang mudah.

4. MEMILIH MERK DENGAN HARGA JUAL KEMBALI TINGGI

Nilai mobil akan terus menyusut dari tahun ke tahun, maka sebaiknya Anda memilih merk mobil yang nilai jual kembalinya tinggi (Resale Value).

5. MEMILIH MEMBELI DI DEALER AUTHORIZED

Setelah Anda melakukan langkah diatas, maka pilihlah delaer authorized yang terdekat dengan tempat tinggal karena Anda akan dilayani oleh wiraniaga professional dan handal.

Salam hangat,

Nino Tri H

081510569656/0254-9122976